Oli-Kendaraan

Pelumas Palsu Banyak Beredar!!! Begini Cara Membedakan Pelumas Asli dan Palsu

Diposting pada

Tingginya angka penjualan sepeda motor saat ini juga berimbas pada tingginya permintaan terhadap produk pelumas atau oli. Kondisi itu kemudian dimanfaatkan oleh sejumlah oknum nakal untuk memproduksi pelumas palsu yang tentunya merugikan konsumen dan nama merek pelumas yang dipalsukan.

Untuk membantu para pemilik kendaraan agar bisa membedakan pelumas asli atau palsu, dalam tulisan kali ini VIVA.co.id, akan merinci perbedaan keduanya, seperti diolah dari sejumlah situs merek pelumas kenamaan. Apa saja?

1. Label pada kemasan

Label pada kemasan adalah salah satu cara paling mudah untuk mengenali apakah oli kendaraan yang Anda beli itu asli atau palsu. Produsen pelumas biasanya selalu menggunakan teknologi printing atau pencetakan yang bagus untuk memproduksi label kemasan yang dipakai di kemasan produk mereka.

Asli-Palsu

Ada beberapa produsen yang menggunakan semacam logo hologram dan juga kode tersendiri untuk memberikan ciri keaslian produk mereka.

Sementara produk oli pelumas palsu memang memiliki tampilan yang sangat mirip, namun logo kemasan biasanya menggunakan printing kualitas rendah karena logo asli dari produk asli akan di scan dan dicetak ulang, sehingga detail dan bahan label berkualitas rendah yang dipergunakan akan dengan mudah memberikan ciri bahwa oli pelumas tersebut palsu.

2. Botol

Pelaku pemalsu oli pelumas memanfaatkan ketersediaan botol kemasan bekas yang didapatkan dari bekas pemakaian oli pelumas. Tentunya tampilan luar fisik botol kemasan ini akan dengan mudah memberikan identifikasi bagi pengguna atau konsumen untuk mencurigai keaslian oli pelumas yang berada di dalam botol kemasan.

Aspal

Produsen asli tidak pernah melakukan penggunaan botol kemasan daur ulang dalam tiap produknya untuk memberikan ciri keaslian produk oli pelumas mereka.

3. Nomor identifikasi pada tutup kemasan

Produsen oli pelumas asli menggunakan identifikasi nomor yang diletakkan pada dua tempat berbeda, yaitu pada tutup botol dan juga botol kemasan oli pelumas. Jika terjadi ketidaksamaan nomor identifikasi pada kedua lokasi tersebut, sangat mungkin oli pelumas yang Anda beli adalah palsu.

4. Teknologi tutup kemasan atau botol

Produsen oli pelumas asli telah menggunakan teknologi maju dalam pembuatan tutup botol yang mereka gunakan, sehingga hanya bisa digunakan satu kali saja dan langsung rusak setelah dibuka. Sehingga tidak memungkinkan pemalsu menggunakan kembali tutup botol bekas atau daur ulang tersebut.

5. Warna dan bau

Oli pelumas yang asli berwarna bening dan tidak berbau, sedangkan oli pelumas palsu akan berwarna keruh dan memiliki bau khas yang tidak enak.

Oli

Deteksi pelumas palsu yang sudah dipakai

Lantas, bagaimana jika Anda sudah terlanjur memakai pelumas palsu? Hal itu juga bisa dideteksi. Seperti dilansir AstraWorld, tanda-tandanya, jika pelumas sudah dipakai dengan jarak antara 1.500-2.000 kilometer, akan terlihat berwarna hitam pekat dan kotor akibat terjadi oksidasi secara hebat.

Kemudian, mesin akan cepat mengalami keausan sehingga umur mesin lebih pendek, kotor, banyak lumpur dan dapat menyumbat aliran pelumas. Tentu, kondisi ini akan membuat biaya perawatan mobil jadi meningkat.

– Dikutip dari Viva.co.id

Gambar Gravatar
Semua akan indah pada waktunya.