Ban

Ternyata Merawat Ban Tubeless Agar Awet Itu Tidak Sulit!! Begini Caranya…

Diposting pada

Ban yang biasa diisi dengan gas nitrogen ini kini menjadi semakin populer. Banyak pengguna sepeda motor yang mulai beralih menggunakan ban tuebless. Berbagai kelebihan ban tubeless inilah yang membuat jenis ban ini banyak diminati. Salah satu kelebihan ban tubeless yang membuatnya diminati adalah karena kepraktisannya. Misalnya jika terjadi kebocoran, pengguna tidak perlu dipusingkan dengan mengganti atau menambal ban dalam yang bocor, karena ban tubeless tidak menggunakan ban dalam. Apabila terjadi kebocoran, pengguna cukup menambal ban dari luarnya saja. Selain itu, sifat ban yang keras dan padat, membuat ban tubeless lebih sulit bocor dibandingkan dengan ban biasa.

Motor

Tips Perawatan Ban Tubeless Pada Motor Agar Tetap Awet

Meskipun ban tubeless cukup praktis, tetap saja membutuhkan perawatan khusus agar ban tetap awet dan nyaman saat digunakan. Berikut saya akan membagikan tips dan cara merawat ban tubeless pada sepeda motor agar tetap awet dan nyaman saat dikendarai :

1. Jaga Stabilitas Tekanan Anginya

Usahakan jangan pernah mengurangi tekanan angin saat ban masih dalam keadaan panas, Karena penyesuaian tekanan angin hanya boleh dilakukan saat ban dalam keadaan dingin. Tekanan angin ban depan yang benar kurang lebih 32 psi dan untuk ban belakang sekitar 38 hingga 40 psi. Bila tekanan anginya berada di bawah 20 psi, maka ban bisa terlepas dari peleknya. Usahakan agar tekanan angin ban tubeless tetap stabil demi kenyamanan dan keselamatan.

2. Jangan Sampai Kelebihan Beban / Overload

Usahakan tidak memberikan beban terlalu berat (everload) pada ban. Jangan sampai beban yang anda bawa melebihi ketentuan kapasitas muatan maksimum pada kendaraan. Karena hal ini tidak hanya berdampak buruk pada ban saja, tetapi juga pada komponen lainnya.

3. Jangan Memaksa Mengendarai Motor Saat Ban Kempes

Ban tubeless juga bisa mengalami kempes ban. Sebaiknya anda jangan memaksa berkendara saat ban dalam keadaan kempes smeskipun jaraknya dekat. Bila hal itu dilakukan, ban dan pelek bisa rusak tanpa bisa diperbaiki lagi.

Tubeless

4. Hati-Hati Saat Menambal Ban Dengan Menggunakan Lem Cair

Pada saat ban bocor, jangan buru-buru menutupnya dengan lem cair maupun lem ban. Karena cairan dari lem tersebut akan menyebar ke permukaan ban yang berakibat kerusakan permanen pada permukaan yang tidak bocor. Bahayanya, ban bisa saja meledak saat dipacu dalam kecepatan tinggi. Akan lebih baik jika tambal kebocoran dengan potongan ban terlebih dahulu, baru tempel menggunakan lem.

5. Lepaslah Paku Saat Berada Di Bengkel Tambal Ban Tubeless

Ketika ada paku atau benda lain yang menancap pada ban sebaiknya tidak asal mencabutnya. Pelepasan paku yang menancap itu sebaiknya dilakukan setelah berada di bengkel tambal ban tubeless. Jika paku langsung dicabut dari ban, maka angin akan terus keluar hingga kempes dan ban bisa terlepas dari pelek.

6. Periksalah Secara Rutin Pada Bagian Telapak Dan Bahu Ban

Agar ban tubeless motor Anda awet, lakukanlah pemeriksaan pada bagian telapak dan bahu ban untuk mendeteksi kerusakan-kerusakan yang bisa saja timbul. Apabila ban sudah mencapai batas keausan minimum (lihat tanda D di bahu ban), itu berarti ban tubeless motor Anda sudah saatnya diganti. Lakukan hal ini secara rutin agar setiap kerusakan bisa cepat terdeteksi dan bisa segera diatasi.

– Dikutip dari Motorlosari.com

Gambar Gravatar
Semua akan indah pada waktunya.